Media Massa Sebagai "Agent Of Change"
.jpg)
Media massa merupakan sarana komunikasi dalam penyampaian
pesan-pesan, sebagai alat komunikasi untuk menyebarkan berita ke masyarakat
luas. Sarana atau alat yang dipakai dalam cara kerja komunikasi massa, yaitu komunikasi
yang ditunjukkan terhadap orang banyak. Seperti radio, surat kabar, TV, film,
dan semacamnya.
Media massa memberikan info perihal perubahan, bagaimana hal itu
berjalan dan hasil yang dicapai. Media Massa memiliki posisi yang penting dalam
kehidupan masyarakat, sehingga media massa ditempatkan sebagai komunikasi massa
yang berperan sebagai komunikator serta agen of change, menjadi pelopor
perubahan dalam lingkungan publik yang dapat mempengaruhi khalayak melalui
pesan berupa informasi, hiburan, pendidikan maupun pesan-pesan lainnya dan
dapat dijangkau masyarakat secara luas.
Sebagai bentuk dari pentingnya media
dapat dilihat dari pengaruh yang dirasakan oleh khalayak, mulai dari aspek
kognitif (pengetahuan), afektif (emosional dan perasaan), hingga behavioral (perubahan pada perilaku). Namun pada dasarnya, efek yang ditimbulkan tersebut tidak akan pernah bisa berdiri sendiri, karena ada beberapa faktor yang mempengaruhi. Walaupun posisi dan peran media sangat penting akan tetapi
masyarakat juga harus berhati-hati dengan media mengingat bahwa sifat media
yang begitu fleksibel. Nilai negatif atas peranan media di Indonesia bisa saja
terjadi baik dari media massa ataupun media sosial, sehingga perlu adanya
perhatian dari setiap pihak, baik dari pengelola media hingga masyarakat itu
sendiri.
Seperti yang kita ketahui, media massa dan masyarakat dapat
dikatakan saling ketergantungan dan juga saling mempengaruhi. Di mana media
massa dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi, hiburan, dan
lain-lain. Apalagi di zaman yang modern ini, teknologi yang semakin hari
semakin canggih membuat masyarakat lebih suka menggunakan media massa dalam menjalankan
kehidupan sehari-harinya. Karena ketergantungan ini akan terdapat kondisi
tertentu di mana orang-orang membutuhkan media dan akibatnya orang-orang
menjadi ketergantungan terhadap media dan berpotensi dampak media sangat
tinggi. Dari hal itu akan menimbulkan perubahan-perubahan secara tidak langsung
terhadap orang-orang yang menggunakan media mulai dari hal kecil sampai ke hal
yang besar.
Ada beberapa contoh-contoh yang berkaitan dengan "Media Massa
Sebagai Agent Of Change" yang dapat ditemukan dalam kehidupan masyarakat:
1. Media massa dapat membentuk keberagaman di
tengah masyarakat. Hal ini terjadi akibat pemberitaan yang dilakukan secara
berkelanjutan yang sehingga dapat menyebabkan seseorang berubah pandangan dalam
hal penilaian, pikiran, tindakan dan kesehariannya. Keberagaman disini termasuk
dalam hal yang positif, selama masyarakat itu memiliki kedewasaan untuk
menghadapi perbedaan pemikiran dengan bijaksana, dan begitu pula dengan media
massa juga menyampaikan nilai-nilai tersebut.
4. Media massa dapat mempengaruhi keinginan atau
kebutuhan yang muncul pada diri personal tertentu. Terjadinya keadaan tersebut
dikarenakan media massa secara berkelanjutan menampilkan produk atau
kebutuhan-kebutuhan tertentu dengan upaya untuk membuat pembaca, pendengar,
atau pemirsa yang menyaksikannya terpengaruh untuk ikut meyakini bahwa mereka
membutuhkan hal tersebut untuk kehidupan sehari-hari mereka. Misal, muncul alat
pembersih debu dengan desain yang baru dan menarik, dengan menampilkan semua
fitur, kelebihannya membuat pembaca, pendengar, atau pemirsa merasa membutuhkan
sebuah alat pembersih debu tersebut, padahal di rumah sudah ada alat pembersih
debu dengan fungsi dan fitur yang sama. Hal ini bisa dilihat dari bentuk
pengiklanan yang intens pada media.
Itulah beberapa contoh yang berkaitan dengan “Media Massa Sebagai
Agent Of Change" terhadap kehidupan masyarakat sehari-hari. Semoga dengan
membaca dan menyimak tulisan ini kita semua akan lebih teliti dan waspada, serta
lebih hati-hati dalam menerima suatu fakta akan berita dan hiburan yang
ditampilkan oleh berbagai media massa.
Referensi:
Komentar
Posting Komentar